Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Eva Monalisa (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kepastian Regulasi dan Iklim Investasi Industri AMDK Jadi Sorotan DPR

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepastian regulasi dan keselarasan kebijakan pusat-daerah menjadi sorotan dalam upaya menjaga keberlanjutan industri air minum dalam kemasan (AMDK) serta stabilitas iklim investasi nasional.

Industri ini dinilai sebagai sektor strategis yang menyerap sekitar 2 juta tenaga kerja di seluruh rantai nilai, sehingga membutuhkan kebijakan yang konsisten dan tidak tumpang tindih.

Anggota Komisi VII DPR RI, Eva Monalisa, menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan faktor utama bagi keberlangsungan investasi di sektor ini.


"Di sini juga saya perlu menjelaskan, untuk investasi jangan sampai juga mereka tidak mendapat kepastian hukum dan regulasinya juga tidak berganti-ganti," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR di Jakarta, dikutip Jumat 13 Februari 2026.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendekatan kebijakan di tingkat daerah dapat memicu ketidakpastian bagi pelaku usaha. 

“Kepastian hukum yang tumpang tindih ini juga menyulitkan mereka yang akan investasi, akhirnya mereka wait and see,” katanya. 

Menurut Eva, kebijakan pemerintah daerah harus selaras dengan regulasi nasional agar tidak menimbulkan perbedaan interpretasi di lapangan. Selain itu, pemerintah diminta proaktif merespons isu yang berkembang agar tidak memengaruhi persepsi terhadap iklim investasi.

"Jika ada isu dari satu perusahaan terkait industri investasi, harus di-counter langsung oleh pemerintah dan juga oleh perusahaan itu," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya akurasi informasi saat terjadi inspeksi atau pemeriksaan perusahaan. 

“Harus benar-benar memberikan informasi sesuai dengan apa yang ditemukan,” pungkasnya.

Eva menilai kepastian regulasi, harmonisasi kebijakan, dan komunikasi publik yang akurat merupakan kunci menjaga keberlanjutan industri AMDK sekaligus memperkuat kepercayaan investor.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya