Berita

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

PT SMF Dukung Program Gentengisasi Prabowo, Tunggu Arahan PKP

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 06:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mendukung program gentengisasi yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan direncanakan mulai berjalan tahun ini. Namun, pelaksanaannya masih menunggu koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo mengatakan, secara kelembagaan SMF berada dalam lingkup teknis Kementerian PKP sehingga perlu penyelarasan sebelum terlibat lebih jauh.

“Gentengisasi itu baru dilucurkan ya, kita itu Kementerian terkait kami dalam hal ini adalah PKP, kita SMF akan koordinasi dulu sih sama PKP,” kata Ananta di Solo, Jawa Tengah, Kamis 12 Februari 2026.


Ia menegaskan, pihaknya akan meminta penjelasan detail terkait konsep serta mekanisme pelaksanaan program tersebut agar dukungan yang diberikan sesuai dengan desain kebijakan pemerintah.

“Saya akan minta klarifikasi dulu dari PKP, koordinasi dengan PKP karena kami juga secara Institusional Kementerian teknis kami SMF adalah PKP,” kata Ananta.

Meski belum merinci skema keterlibatan SMF, Ananta memastikan perusahaan siap mendukung kebijakan tersebut setelah mendapat arahan resmi.

“Tapi pada dasarnya kita support lah, untuk itu tapi pada waktu implementasinya saya akan koordinasi dengan Kementerian PKP,” tuturnya.

Sebagai informasi, program gentengisasi digagas Presiden Prabowo untuk mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng modern yang dinilai lebih layak dan nyaman. Menurut Prabowo, atap seng membuat suhu rumah lebih panas serta mudah berkarat.

Ia juga menilai industri genteng nasional memiliki prospek besar karena bahan bakunya melimpah dan biaya produksinya relatif murah, bahkan dapat memanfaatkan campuran limbah tertentu agar lebih ringan dan kuat.

“Alat-alat genteng itu pabrik-pabrik genteng itu tidak mahal genteng itu, bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat, saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah batu bara itu dicampur dengan tanah bahan genteng yang baik,” ujar Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya