Berita

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno bersama Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Rano Gandeng Pemkab Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Jakarta

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 03:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno bersama Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe melaksanakan panen raya padi di lahan persawahan di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis 12 Februari 2026.

Kegiatan ini sekaligus menandai kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. 

Rano dan Ramzi menandatangani kesepakatan kerja sama antara Pemprov Jakarta dan Pemkab Cianjur untuk memperkuat sinergi ekonomi dan ketahanan pangan.


Rano mengatakan, kerja sama ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat Jakarta. Ia menekankan, kolaborasi tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga.

"Tujuannya untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat Jakarta, serta memastikan ketersediaan stok pangan guna mengendalikan inflasi daerah,” ujar Rano dikutip dari PPID DKI Jakarta.

Menurut Rano, tindak lanjut dari kerja sama ini dilakukan melalui skema business to business (B2B) antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jakarta dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur, dengan tahap awal difokuskan pada sektor ketahanan pangan.

Rano menekankan, kebutuhan pangan di Jakarta setiap hari sangat besar, sementara wilayah Jakarta tidak memiliki lahan pertanian memadai. Komoditas yang menjadi prioritas antara lain beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, rempah-rempah, dan kebutuhan pangan lainnya.

“Stok kebutuhan pangan untuk warga Jakarta setiap hari sangat besar," kata Rano.

kebutuhan pangan di Jakarta meliputi beras sebanyak 2.700-3.000 ton per hari, cabai sekitar 120 ton per hari, daging sapi mencapai 65 ton per hari, serta daging ayam sekitar 750-800 ton per hari.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya