Berita

Ilustrasi RS Adhyaksa. (Foto: rsadhyaksajatim.id)

Hukum

Tiga Dokter Masuk Daftar Mutasi Besar-besaran Jaksa Agung, Perkuat Layanan RS Adhyaksa

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 00:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jaksa Agung merombak jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan RI. Dalam daftar mutasi terbaru, tiga orang dokter masuk dalam 54 nama yang mendapat penugasan baru.

Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-161/C/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural pegawai negeri sipil di lingkungan Kejaksaan.

Surat keputusan mutasi ditandatangani atas nama Jaksa Agung oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM Pembinaan) Hendro Dewanto.


Tiga tenaga medis yang mendapat promosi jabatan adalah dr. Ratih Trivalni, dr. Nanang Dwi Hatmoko, dan drg. Doni Hendro Supriyadi.

dr. Ratih Trivalni yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pelayanan Medik Umum, Spesialis, dan Gawat Darurat di RS Adhyaksa Jakarta, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Adhyaksa Jakarta.

Sementara itu, dr. Nanang Dwi Hatmoko yang sebelumnya Dokter Ahli Madya di RS Adhyaksa Jakarta diangkat menjadi Kepala Bidang Penunjang Medik RS Adhyaksa Jakarta.

Adapun drg. Doni Hendro Supriyadi yang sebelumnya Dokter Gigi Ahli Madya di RS Adhyaksa Jakarta mendapat tugas baru sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Adhyaksa Jawa Timur.

"Benar ada (mutasi jabatan)," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna saat dikonfirmasi.

Selain tenaga medis, Jaksa Agung juga melakukan rotasi terhadap puluhan pejabat struktural lainnya. Di antaranya 28 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) mencakup sejumlah daerah strategis, di antaranya Surabaya, Kabupaten Tangerang, Tasikmalaya, Garut, Jember, Samarinda, Deli Serdang, hingga berbagai wilayah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia timur.

Mutasi juga menyasar pejabat di tingkat Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung. Jabatan yang ikut bergeser antara lain Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Asisten Intelijen, Asisten Pengawasan, hingga sejumlah posisi strategis di bidang pembinaan dan pengawasan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya