Berita

Kunjungan Menteri Agama Nasaruddin Umar ke PNM Jakarta. (Foto: Dok. PNM)

Nusantara

Menag Nasaruddin Harap Ramadan Bawa Kebaikan bagi Nasabah PNM

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 22:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bulan suci Ramadan harus menjadi momentum perbaikan diri sekaligus penguat ikhtiar untuk membangun masa depan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat.

Demikian antara lain disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia Prof Nasaruddin Umar saat melakukan kunjungan ke PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Menara PNM, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. 

Di hadapan jajaran manajemen dan insan PNM, Nasaruddin Umar mengajak seluruh Keluarga Besar PNM untuk meneladani perjalanan Rasulullah dalam setiap aktivitas kehidupan.


Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan titik tolak peningkatan kualitas pribadi yang tercermin dalam cara bekerja, melayani, dan mengambil peran di tengah masyarakat.

“Semoga Ramadan kali ini menjadi lebih baik, termasuk dalam mendapatkan pertaubatan yang juga lebih baik, sehingga masa depan dunia dan akhirat pun menjadi lebih baik,” demikian pesan Nasaruddin.

Pesan tersebut diwujudkan dalam aksi nyata melalui penyerahan santunan kepada anak-anak nasabah PNM Mekaar yang telah menjadi yatim. Penyerahan santunan ini disertai doa agar mereka senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan serta dukungan Menteri Agama. Ke depan ia berharap bisa terus bekerja sama dengan Kemenag, khususnya dalam penyaluran dana sosial.

Arief menegaskan komitmen PNM untuk terus memperkuat ekosistem bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah.

Saat ini, sekitar 73 persen penyaluran pembiayaan PNM berbasis syariah, dengan lebih dari 80 persen sumber pendanaan berasal dari sukuk dan obligasi yang didukung oleh 46 bank di Indonesia.

“Visi Menteri Agama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial, termasuk zakat dan wakaf bisa dimanfaatkan bagi nasabah PNM. Secara praktis, 16 juta nasabah aktif yang kami biayai saat ini merupakan kelompok mustadhafin,” pungkas Arief.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya