Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Kampung Haji di Makkah Masih Proses, Belum Bisa Digunakan pada 2026

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 17:23 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah memastikan Kampung Haji Indonesia di Makkah belum dapat dioperasikan dalam waktu dekat. Proyek strategis tersebut masih tahap awal pembangunan serta penataan pengelolaan aset.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan berbagai tahapan teknis masih berjalan, mulai dari proses peralihan aset hingga pengembangan fasilitas pendukung.

Menurut Dahnil, salah satu aset utama Kampung Haji berupa hotel Novotel saat ini masih dalam tahap peralihan pengelolaan oleh Danantara.


"Nanti kan kita butuh pembangunan di beberapa tower lagi dan itu butuh waktu," kata Dahnil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan pembangunan Kampung Haji memang dirancang secara bertahap dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti legalitas, pembiayaan, serta regulasi yang berlaku di Arab Saudi. Selain Novotel, sejumlah aset lain juga masih dalam proses lelang sehingga belum bisa langsung dilakukan pengembangan.

Pemerintah, lanjut Dahnil, memilih berhati-hati dan tidak terburu-buru agar proyek besar tersebut tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di kemudian hari.

Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan, termasuk antara Danantara sebagai pelaksana pembangunan dan Kementerian Haji dan Umrah sebagai pihak pengguna fasilitas.

Kampung Haji sendiri merupakan program prioritas yang menjadi arahan langsung Presiden, sekaligus hasil diplomasi strategis antara pemerintah Indonesia dengan Raja Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Kawasan ini ditargetkan menjadi pusat layanan terpadu bagi jemaah Indonesia, mulai dari akomodasi hingga fasilitas pelayanan haji. Namun untuk saat ini, pemanfaatannya belum bisa dilakukan.

"Tahun ini belum kita pakai," tegas Dahnil.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya