Berita

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Agung Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Politik

Legislator PKS: Isra Mi'raj Momentum Evaluasi dan Refleksi Diri

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peringatan Isra Mi'raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah kesempatan besar bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi mendalam. 

Begitu dikatakan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil saat menghadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Masjid Agung Kota Bogor, Jawa Barat.

"Perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra) lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi'raj) adalah peristiwa mukjizat luar biasa, di mana beliau menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT," kata Adityawarman Adil dalam keterangan tertulis, Kamis 12 Februari 2026.


Adityawarman menjelaskan bahwa inti dari perjalanan spiritual tersebut adalah penerimaan perintah salat lima waktu secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW. 

Ia menilai, salat merupakan tiang utama yang tidak hanya berdampak pada hubungan vertikal dengan Sang Pencipta, tetapi juga memiliki dampak yang kuat bagi tatanan sosial di masyarakat.

?"Momentum memperingati Isra Mi'raj Rasulullah SAW bagi kita sekalian untuk melakukan evaluasi dan refleksi diri," ujarnya. 

?Lebih lanjut, ia memaparkan kegiatan peringatan ini adalah untuk memperkuat kesadaran spiritual. 

Adityawarman mengingatkan masyarakat untuk selalu menempatkan salat sebagai prioritas utama dalam aktivitas kehidupan. 

Ia meyakini bahwa kedisiplinan dalam menjalankan ibadah salat akan berbanding lurus dengan kualitas karakter seseorang.

?"Sebab, ibadah salat yang terjaga akan berdampak pada kebaikan diri sendiri dan memberikan pengaruh positif bagi kemaslahatan masyarakat luas," demikian politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya