Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)

Politik

Menag Bantah Isu BoP di Balik Pembangunan Gedung MUI

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 16:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Agama KH Nasaruddin Umar memastikan rencana pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tidak ada kaitannya dengan Board of Peace (BoP).  

Menag menjelaskan, gedung tersebut merupakan gedung Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) yang nantinya juga digunakan untuk MUI. 

"Duluan kita lahirkan istilah itu daripada BoP. BoP ini kan baru kemarin, sedangkan LPDU ini tahun lalu. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya," tegas Menag kepada wartawan seusai menghadiri acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Februari 2026.


Dia mengungkapkan rencana LPDU ini sudah diluncurkan Presiden RI Prabowo ketika acara penerimaan zakat tahun lalu. Sementara isu BoP, tegas Menag, terjadi baru kemarin. 

"MUI sudah sangat bagus posisi sosialnya dengan pemerintah ini. Kita harapkan menikmati keakraban antara ulama-umara adalah rakyat Indonesia," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menjelaskan, Presiden Prabowo ingin melihat dana-dana umat yang belum terolah dengan baik secara profesional diberikan tempat secara profesional. Gedung yang rencananya dibangun 40 lantai itu bukan sepenuhnya untuk MUI, tetapi LPDU. 

Prof Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengaku merasa malu dirinya menjadi Menteri Agama RI tetapi tidak bisa menghadirkan tempat yang layak bagi MUI sebagai pemimpin umat terbesar di dunia. 

"Tanpa hendak membandingkan, KWI (Konferensi Waligereja) di Menteng 9 lantai. Kita, haduh, tempat parkirnya (saja) susah sekali. Maaf tidak layak bagi pemimpin umat terbesar dunia," tegasnya. 

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan telah menyiapkan lahan sekitar 4.000 meter di Kawasan HI, Jakarta Pusat, untuk dibangun Gedung MUI setinggi 40 lantai. 

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam taklimatnya pada acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa serta Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.

“Hari ini saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam, seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain, termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan,” ujar Presiden.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya