Berita

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (Foto: Reuters)

Dunia

NATO Luncurkan Misi Arctic Sentry di Tengah Ketegangan Greenland

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

NATO resmi meluncurkan misi baru Arctic Sentry untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan Arktik, di tengah ketegangan internal aliansi akibat ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakuisisi Greenland. 

“Misi baru, Arctic Sentry, akan mengoordinasikan peningkatan kehadiran militer sekutu NATO di kawasan tersebut, termasuk latihan seperti Ketahanan Arktik Denmark di Greenland,” demikian pernyataan markas besar militer NATO, seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 12 Februari 2026.

Namun, NATO tidak merinci jumlah pasukan maupun jenis aset militer yang akan dikerahkan.


Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa misi tersebut bertujuan menyatukan berbagai upaya negara anggota di bawah satu komando, seiring meningkatnya perhatian Rusia dan China terhadap kawasan Arktik yang kini membuka jalur pelayaran baru akibat mencairnya es. 

“Kita tidak hanya akan mampu memanfaatkan apa yang kita lakukan dengan jauh lebih efektif. Kita juga akan mampu menilai kesenjangan apa saja yang ada, yang harus kita isi. Dan, tentu saja, kita akan mengisinya," tegasnya.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menyatakan bahwa militer Jerman akan ambil bagian pada tahap awal misi tersebut dengan mengerahkan empat jet tempur Eurofighter serta kemampuan pengisian bahan bakar di udara. 

“Apa yang akan terjadi selanjutnya akan dikoordinasikan di dalam NATO antara para mitra besok dan lusa," kata dia. 

Perencanaan Arctic Sentry dimulai setelah pertemuan Trump dan Rutte di Davos bulan lalu, saat krisis Greenland memuncak akibat pernyataan Trump yang bersikeras bahwa AS perlu memiliki wilayah tersebut. 

Trump sebelumnya menyebut Greenland penting bagi keamanan nasional AS karena letaknya yang strategis untuk mendeteksi serangan rudal jarak jauh, bahkan sempat tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan serta mengancam tarif terhadap Denmark dan sejumlah negara Eropa.

Misi Arctic Sentry dikategorikan sebagai “enhanced vigilance activity” dan akan dipimpin oleh Joint Force Command NATO di Norfolk, Virginia.

Denmark, Inggris, serta negara-negara Joint Expeditionary Force (JEF) juga menyatakan kesiapan berkontribusi dalam misi ini. 

Inggris bahkan menyiapkan pengerahan ratusan personel ke kawasan High North dalam latihan besar yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang, melibatkan Islandia, Selat Denmark, dan Norwegia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya