Berita

Kebersamaan Zulkifli Hasan dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)

Politik

Parpol Dukung Prabowo Dua Periode

Tahun Politik Datang Terlalu Cepat

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 12:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinamika politik nasional jelang Pilpres 2029 mulai terasa lebih dini. Sejumlah partai politik sudah berlomba-lomba menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dua periode, meski kontestasi pemilihan presiden masih tiga tahun lagi.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai suhu politik bergerak lebih cepat dari perkiraan. Menurutnya, wacana Pilpres 2029 yang sudah mencuat sejak awal 2026 menunjukkan tahun politik datang terlampau cepat.

“Mestinya tahun 2028 baru mulai agak panas situasi politik, nyatanya awal tahun 2026 sudah bicara tentang pemilu,” kata Adi Prayitno lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 12 Februari 2026.


Menariknya, hingga kini belum ada satu pun partai politik yang secara terbuka menyebut pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode. Dukungan yang mengemuka masih sebatas Prabowo sebagai calon presiden.

Di tengah derasnya arus dukungan tersebut, sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo pada 2029 masih menjadi teka-teki. Partai Amanat Nasional (PAN) secara terbuka menyodorkan nama Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai figur yang layak mendampingi Prabowo.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menyebut nama secara eksplisit. Namun publik menilai PKB masih berkeinginan menjagokan Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Adi menilai, pada akhirnya keputusan tetap berada di tangan Prabowo sebagai figur sentral koalisi. Jika Prabowo sudah menentukan pilihan, partai-partai pendukung diyakini akan mengikuti.

“Kalau sudah Pak Prabowo yang berkehendak dan menginginkan dialah sosok yang dianggap sebagai calon wakil presiden maka saya kira partai-partai koalisi ini akan terus solid dan tegak lurus,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya