Berita

Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan

DKI Siapkan Strategi Berlapis Hadapi Ramadan-Lebaran

KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 02:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan strategi berlapis untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Tiga BUMD pangan, Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya, diposisikan sebagai garda terdepan pengendali inflasi di Jakarta.

Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, rangkaian hari besar yang dimulai dari Imlek, Ramadan hingga Idulfitri menjadi momentum penting yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

Apalagi Jakarta tidak hanya memenuhi kebutuhan warganya sendiri, tetapi juga menjadi pusat kunjungan masyarakat dari daerah sekitar saat musim libur keagamaan.


"Jakarta ini menjadi pusat aktivitas, saat hari besar, konsumsi meningkat," kata Uus dalam Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga BUMD Pangan Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026' di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.

Menurut Uus, keberadaan BUMD pangan bukan sekadar operator distribusi, melainkan instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Koordinasi lintas BUMD terus diperkuat agar tidak terjadi lonjakan harga atau kekosongan pasokan saat permintaan meningkat.

"BUMD pangan ini menjadi salah satu tameng kita dalam mengendalikan kebutuhan pokok warga. Jangan sampai ada ‘kagetan’ ketika Ramadan atau Idulfitri tiba. Tidak ada alasan kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi,” kata Uus.

Selain komoditas pangan, Pemprov juga memberi perhatian pada ketersediaan LPG 3 kilogram yang banyak digunakan masyarakat menengah ke bawah dan pelaku usaha kecil.

"Kami pantau terus agar pasokan aman dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga," kata Uus.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya