Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Bisnis

Digebuk Rating Moody’s, Prabowo Bakal Gelar Indonesia Economic Outlook

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 21:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto akan menggelar forum Indonesia Economic Outlook sebagai respons atas keputusan Moody’s Ratings yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Februari 2026.

"Bapak presiden tadi meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk sarasehan ekonomi, yaitu 'Indonesia Economic Outlook' yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti. Di sana akan diberikan penjelasan mengenai posisi pemerintah terkait juga dengan program-program unggulan dari pemerintah," ujar Airlangga.


Dalam forum tersebut, pemerintah akan menjelaskan sejumlah indikator ekonomi, termasuk potensi peningkatan penerimaan negara serta arah kebijakan strategis ke depan, salah satunya terkait pengelolaan investasi melalui BPI Danantara.

"Nah, ini tentu perlu diperhatikan terkait dengan penjelasan yang diperlukan, utamanya mengenai penerimaan negara yang juga berpotensi meningkat, serta terkait dengan rencana dari Danantara," terang Airlangga.

Terkait penilaian lembaga pemeringkat, Airlangga menegaskan posisi Indonesia masih berada pada level layak investasi.

"Dilaporkan pula kepada Bapak Presiden bahwa dari seluruh lembaga pemeringkat, baik Moody's, Fitch, maupun S&P, penilaiannya masih pada level investment grade. Memang ada outlook negatif dari Moody's," tutup Airlangga.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya