Berita

Kemenag merumuskan strategi agar PTKI tidak hanya unggul secara domestik, tetapi juga memiliki reputasi global yang kuat (Foto: Kemenag)

Nusantara

Ma’had Al-Jamiah Bukan Sekadar Membangun Asrama Mahasiswa

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 21:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya dalam mengawal transformasi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) sebagai pilar utama pencapaian visi Indonesia Emas 2045. 

Melalui Rapat Koordinasi yang digelar secara hybrid, Kemenag merumuskan strategi agar PTKI tidak hanya unggul secara domestik, tetapi juga memiliki reputasi global yang kuat.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyatakan bahwa perubahan besar di lingkungan perguruan tinggi sangat krusial agar lulusan yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan masa depan bangsa.


"Pendidikan tinggi keagamaan Islam harus unggul secara akademik, bereputasi global, dan relevan dengan tantangan zaman, termasuk digitalisasi dan moderasi beragama," tegas Amien di Jakarta, dikutip redaksi Rabu 11 Februari 2026.

Salah satu pilar transformasi yang dibahas adalah penguatan karakter melalui program ma’hadisasi di PTKIN. Program ini dipandang sebagai solusi fundamental untuk membenahi kualitas input mahasiswa, terutama dalam literasi dasar keislaman, demi menjamin mutu lulusan di masa depan.

Amien menekankan bahwa Ma’had al-Jamiah harus menjadi pusat keunggulan akademik dan moral, bukan sekadar fasilitas fisik.

“Ma’hadisasi bukan sekadar membangun asrama mahasiswa, tetapi membangun Ma’had al-Jamiah yang sesungguhnya, dengan tata kelola pesantren, kurikulum kepesantrenan, dan sistem pembinaan karakter yang terstruktur,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peran PTKIN sangat strategis karena posisi kampus sebagai produsen utama akademisi dan tenaga pendidik Islam di tanah air. Oleh karena itu, Ma’had menjadi kunci perbaikan kualitas dari hulu.

“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan di hilir. Harus ditata dari hulu. Ma’had menjadi instrumen strategis untuk memperbaiki kualitas akademik dan karakter mahasiswa sejak awal,” tambahnya.

Selain fokus pada karakter, transformasi ini juga mencakup kemandirian ekonomi kampus melalui Ma’had al-Jamiah yang dikelola secara profesional untuk meningkatkan pendapatan BLU tanpa menaikkan biaya pendidikan (UKT).

“Ma’had al-Jamiah memiliki double advantage. Di satu sisi memperkuat pembinaan mahasiswa, di sisi lain dapat meningkatkan pendapatan BLU kampus secara signifikan tanpa harus menaikkan UKT,” ungkap Amien.

Sejalan dengan visi tersebut, Direktur PTKI, Prof. Phil. Sahiron, meminta seluruh jajaran untuk mempercepat implementasi hasil koordinasi ini, terutama yang berkaitan dengan penguatan kebijakan strategis dan kelembagaan.

“Komisi kelembagaan dan akademik sudah menghasilkan banyak hal strategis yang sangat penting dan harus segera kita tindaklanjuti. Kalau bisa dipercepat, tentu lebih baik,” ujar Prof. Sahiron.

Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi harmonis antar-direktorat agar setiap langkah transformasi berjalan sinergis untuk kemajuan bersama.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya