Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat konferensi pers Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat (AD) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Februari 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

TNI AD Siap Tancap Gas Jalankan Program Presiden

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa Rapat Pimpinan (Rapim) menjadi forum strategis untuk menurunkan kebijakan Presiden hingga ke jajaran terbawah.

“Hari ini kita melaksanakan rapim setelah di tingkat TNI-Polri diisi Presiden, lalu Mabes TNI, dan sekarang di Mabes AD. Jadi bagaimana kita menurunkan kebijakan-kebijakan dari Presiden, Menhan, Panglima TNI, dan kami di Mabes AD,” kata Maruli dalam Rapim TNI AD yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurutnya, Rapim kali ini juga menghadirkan sejumlah pembicara guna membekali para pimpinan satuan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.


Ia memastikan fokus utama 2026 adalah melanjutkan dan meningkatkan program prioritas pemerintah.

Presiden, kata Maruli, menilai kinerja TNI AD sejauh ini sudah cukup baik. Namun, ia meminta seluruh jajaran terus meningkatkan capaian yang telah diraih.

“Beliau juga berharap terus ditingkatkan. Karena program-program beliau ini, selain yang awal yang tahun kemarin akan berlanjut terus. Banyak juga hal-hal yang akan menjadi program-program yang harus kita kerjakan bersama dengan didukung oleh Angkatan Darat khususnya,” jelas Maruli.

Menutup Rapim, jebolan Akmil 1992 itu memberi pesan tegas kepada seluruh jajaran.

“Tancap gas. Ini momentum terbaik dengan kebijakan-kebijakan Presiden betul-betul banyak menyentuh masyarakat. Dan kebetulan kita bisa banyak jadi pelaku-pelaku terdepan," pungkasnya.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya