Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Pengamat Politik:

Masyarakat Ingin Prabowo Bersih-bersih Kabinet dari Orang Jokowi

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden kembali di Pilpres 2029 yang dihembuskan Geng Solo akan merugikan Prabowo Subianto.

"Opini publik menganggap Gibran sosok yang cacat etik dalam pencalonannya di Pilpres 2024 kemarin. Bahkan, masyarakat menginginkan Prabowo mandiri dengan melakukan bersih-bersih kabinet dari orang-orangnya Jokowi," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. 

Pasalnya, ia mendapati pengulangan wacana Pilpres 2024 yang masih saja diproduksi di media sosial, utamanya soal pencalonan Gibran Rakabuming Raka.


Di samping itu, kinerja Gibran sebagai wakil presiden hingga sudah setahun lebih pemerintahan berjalan, juga belum dianggap baik oleh publik.

"Gibran juga dinilai masyarakat tidak ada prestasi kerja sebagai wakil presiden malah menjadi beban presiden," tutur Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) ini.

Oleh karena itu, Efriza berkaca dari dorongan sejumlah partai politik (parpol) yang menginginkan kepemimpinan Presiden Prabowo berlanjut ke periode kedua dapat terjadi, namun tanpa harus berpasangan dengan Gibran.

"Kalau masih dengan Gibran tentu akan merugikan Prabowo," pungkasnya.  


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya