Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Sekretariat Wakil Presiden)

Politik

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, Presiden Prabowo Subianto diharapkan tidak lagi menggandeng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan pencalonan. 

Pengamat politik Citra Intitute, Efriza menuturkan, Prabowo memiliki partai politik (parpol) besar yaitu Gerindra, ditambah dukungan dari mayoritas parpol parlemen untuk maju kembali di Pilpres 2029. 

"Gerindra pastinya percaya diri Prabowo akan kembali memimpin untuk periode kedua, sehingga ia bisa dengan bebas memilih siapapun pasangan calonnya," ujar dia kepada RMOL, Rabu, 11 Februari 2026.


Selain pertimbangan dari segi kekuatan elektoral, Efriza memerhatikan tren pencalonan presiden petahana tidak selalu dipasangkan dengan wakil presiden petahan. 

Bahkan, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu memandang, Prabowo baiknya memilih sosok untuk pasangan pencalonan di PIlpres 2029 dari kalangan pakar ekonomi.

"Menuju periode kedua, jika pelajari dinamika presiden petahana, bahwa presiden dan wakil presiden akan pecah kongsi tidak akan maju bersama," urainya. 

"Melihat periode kedua petahana presiden, yang diajukan adalah sosok ekonom, memungkinkan kecenderungan itu terjadi sehingga untuk apa mendukung Gibran," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya