Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Stabil Saat AS-Iran Berada di Jalur Diplomasi

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia cenderung stabil pada perdagangan awal Rabu 11 Februari 2026, di tengah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih berlangsung.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 23 sen atau 0,3 persen menjadi 69,03 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga menguat 23 sen atau 0,4 persen ke level 64,19 Dolar AS per barel.

Pasar minyak menanggapi pernyataan terbaru dari Kementerian Luar Negeri Iran, yang mengatakan bahwa pembicaraan nuklir dengan AS memberi Teheran gambaran tentang keseriusan Washington dan menunjukkan adanya cukup kesepahaman untuk melanjutkan jalur diplomasi. 


Pekan lalu, diplomat Iran dan AS bertemu di Oman sebagai upaya menghidupkan kembali dialog, setelah Presiden AS Donald Trump menempatkan armada laut di kawasan Timur Tengah, langkah yang memicu kekhawatiran akan aksi militer baru.

Analis ANZ mencatat, harga minyak sempat melemah setelah Menteri Luar Negeri Oman menyebut pembicaraan tersebut produktif. Namun sentimen kembali berubah setelah muncul laporan bahwa AS kemungkinan akan mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika negosiasi gagal.

Trump sendiri mengatakan pada Selasa bahwa ia sedang mempertimbangkan pengiriman kapal induk tambahan, meski Washington dan Teheran bersiap melanjutkan perundingan demi mencegah konflik baru.

Di sisi lain, pasar juga menanti data persediaan minyak mingguan AS dari Energy Information Administration (EIA). Survei Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS naik sekitar 800 ribu barel pada pekan yang berakhir 6 Februari. Sebaliknya, persediaan solar dan bensin diperkirakan turun masing-masing sekitar 1,3 juta barel dan 400 ribu barel.

Namun data awal dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan lonjakan stok minyak mentah AS hingga 13,4 juta barel pada periode yang sama, angka yang berpotensi menekan harga jika dikonfirmasi oleh data resmi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya