Berita

Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia, Jazuli Juwaini. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Dai Mathla’ul Anwar Siap Terjun ke Pelosok Negeri Menjaga NKRI

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 22:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam Mathla'ul Anwar meluncurkan program sertifikasi 1.000 dai yang siap diterjunkan ke berbagai pelosok negeri.

Kegiatan sertifikasi dai dibuka langsung Ketua Umum Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief dan dihadiri Ketua Majelis Fatwa Mathla’ul Anwar, Prof Sibli Sardjaya; Ketua Mathla’ul Anwar Bidang Dakwah, KH Hasani Ahmad Said; Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia, Jazuli Juwaini dan beberapa tokoh lain.

Program ini menjadi ikhtiar strategis dalam memperkuat kualitas dan kapasitas dai agar mampu menjawab tantangan zaman di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.


Hadir sebagai pembicara, Jazuli menekankan pentingnya Mathla’ul Anwar sebagai organisasi dakwah untuk membekali para kader agar siap menjadi dai rahmatan lil ‘alamin bagi Indonesia.

“Dai Mathla’ul Anwar harus memiliki pemahaman kebangsaan utuh. Indonesia adalah negara majemuk sekaligus beragama. Karena itu, karakter dakwah yang kita emban harus teduh, sejuk, damai, menyatukan, serta mendorong kemajuan bangsa,” tegas Jazuli, Selasa, 10 Februari 2026.

Jazuli yang juga dai kader Mathla'ul Anwar ini menyoroti tantangan dakwah di era globalisasi, kemajuan teknologi, dan bonus demografi. Perkembangan zaman harus ditangkap secara cerdas oleh para dai agar dakwah tetap relevan dengan kebutuhan umat dan generasi baru.

"Nilai-nilai Islam tidak boleh goyah, tetapi cara dan pendekatan dakwah harus terus beradaptasi dan berinovasi, sebagaimana perintah Allah SWT untuk berdakwah dengan penuh hikmah dan keteladanan," jelas anggota DPR RI ini.

Program sertifikasi 1.000 dai ini menjadi bagian pengabdian Mathla’ul Anwar sebagai salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang telah berusia 110 tahun.

“Dengan jalan dakwah inilah, insyaallah Mathla’ul Anwar akan semakin besar kontribusinya untuk umat, bangsa, dan negara,” tutup Jazuli.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya