Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kanan) dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri). (Foto: antara)

Politik

Saling Tuding Anggaran Kapal, Trenggono Sentil Purbaya Cek Anak Buah Agar Cerdas

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 19:24 WIB | OLEH: WIDODO BOGIARTO

Polemik anggaran pembangunan kapal antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Keuangan mencuat ke ruang publik.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyentil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar terlebih dahulu mengecek internal kementeriannya soal pencairan anggaran.

Sebelumnya, Purbaya dalam sebuah video yang beredar di publik menyebut anggaran pembangunan kapal dari Kemenkeu telah cair. Namun menurutnya, hingga saat ini industri galangan kapal belum juga menerima pesanan dari KKP.


"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan,” tulis Trenggono di akun Instagram pribadinya @swtrenggono dikutip redaksi, Selasa, 10 Februari 2026.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia berencana membangun 1.500 kapal ikan.

Trenggono menegaskan bahwa sumber pendanaan pembangunan kapal berasal dari pinjaman luar negeri Pemerintah Inggris, sehingga mekanisme pencairannya tidak bisa disamakan dengan belanja reguler.

“Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tulis Trenggono lagi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya