Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Gerindra tak membahas pemilihan presiden (Pilpres) 2029 dengan menyebut satu paket bersama Gibran Rakabuming Raka diperkirakan karena sudah percaya diri (pede) dapat memenangkan laga.

Hal itu disampaikan pengamat politik Citra Institute, Efriza  saat merespons isu dua periode Presiden Prabowo.

"Tampaknya Gerindra tidak ingin mengajukan Gibran sebagai cawapres," ujar dia kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.


Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu menambahkan,salah satu fakta politik yang dapat dijadikan pembelajaran Gerindra adalah ketika Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) maju di periode kedua.

"Gerindra percaya diri melihat fakta dari SBY dan Jokowi sebagai petahana presiden memasuki di periode keduanya mereka makin populer, elektabilitas menanjak, dan pasti menang mau berpasangan dengan siapapun," tuturnya.

"Hal yang sama memungkinkan terjadi terhadap Prabowo," pungkas Efriza.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya