Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Gerindra tak membahas pemilihan presiden (Pilpres) 2029 dengan menyebut satu paket bersama Gibran Rakabuming Raka diperkirakan karena sudah percaya diri (pede) dapat memenangkan laga.

Hal itu disampaikan pengamat politik Citra Institute, Efriza  saat merespons isu dua periode Presiden Prabowo.

"Tampaknya Gerindra tidak ingin mengajukan Gibran sebagai cawapres," ujar dia kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.


Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu menambahkan,salah satu fakta politik yang dapat dijadikan pembelajaran Gerindra adalah ketika Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) maju di periode kedua.

"Gerindra percaya diri melihat fakta dari SBY dan Jokowi sebagai petahana presiden memasuki di periode keduanya mereka makin populer, elektabilitas menanjak, dan pasti menang mau berpasangan dengan siapapun," tuturnya.

"Hal yang sama memungkinkan terjadi terhadap Prabowo," pungkas Efriza.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya