Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono Caping. (Foto: Humas PKS)

Politik

Bulog Jangan Lengah Amankan Harga Pangan Jelang Ramadan

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perum Bulog diminta memfokuskan langkahnya untuk mengamankan harga pangan strategis menjelang bulan suci Ramadan, guna menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono Caping, dalam rapat kerja bersama Perum Bulog.

“Kondisi daya beli rakyat belum sepenuhnya pulih. Negara harus hadir untuk menjaga harga dan stok pangan agar benar-benar berada dalam penguasaan negara. Jangan lengah, momen hari besar keagamaan seperti Ramadan sering dimanfaatkan oknum untuk mencari keuntungan tanpa batas,” kata Riyono, dikutip Selasa, 10 Februari 2026.


Dalam rapat kerja tersebut, Bulog menyampaikan stok beras hingga awal Februari masih berada di angka 3,2 juta ton. Sementara itu, produksi minyak baru mencapai sekitar 20 persen dari rencana nasional sebesar 700 ribu ton.

“Stok, distribusi, dan harga menjadi kunci pengendalian di pasar modern maupun tradisional. Rantai distribusi di daerah minus pangan harus diperbaiki dan diutamakan untuk menghindari kenaikan harga,” kata Riyono.

Riyono juga menyampaikan sejumlah saran terkait strategi dan kesiapan Bulog agar mampu menjalankan peran sebagai regulator sekaligus pengendali harga di lapangan demi kepentingan rakyat.

“Pangan harus dikuasai oleh negara. Tidak boleh ada oknum atau siapa pun yang mengendalikan harga pangan di luar jangkauan negara. Apalagi produk pangan berbasis impor, harus dikawal ketat oleh Satgas Pangan. Negara tidak boleh ikut terlibat mencari keuntungan dari rakyat, negara harus hadir memberikan kepastian harga yang terjangkau,” tegasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya