Berita

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 yang tergabung dalam Sindikat 7 dikirim untuk mengabdi ke masyarakat Aceh Barat, Provinsi Aceh (Foto: Dokumentasi Istimewa)

Presisi

Mahasiswa STIK Siap Bantu Warga Pasca Bencana di Aceh Barat

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 11:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 21 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 yang tergabung dalam Sindikat 7 diberangkatkan ke Provinsi Aceh.

Mereka akan melaksanakan tugas di wilayah hukum Polres Aceh Barat dalam rangka program Pengabdian Masyarakat (Dianmas/Widya Parama Satwika).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan kepekaan sosial mahasiswa STIK sebagai calon perwira Polri yang diharapkan mampu hidup berdampingan dengan masyarakat dan menghadapi tantangan zaman.


Selama tiga minggu pelaksanaan, para mahasiswa akan terjun langsung ke tengah masyarakat dengan berbagai agenda sosial dan kemanusiaan.

Rombongan Sindikat 7 dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol. Dodi Arifianto yang akan mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa selama berada di Aceh Barat.

“Fokus kegiatan pengabdian masyarakat ini diarahkan pada bantuan sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan meliputi bakti sosial, pendampingan psikososial, serta program edukatif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Kombes Dodi dalam keterangan resmi, Selasa 20 Februari 2026

Ia berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa STIK tidak hanya memahami dinamika sosial secara langsung, tetapi juga mampu mengasah empati, kemampuan komunikasi, serta keterampilan pemecahan masalah di lapangan.

Dengan mengusung slogan dan misi pengabdian, mahasiswa STIK Sindikat 7 berkomitmen penuh melalui semangat, "Aceh Barat: Kami Datang, Kami Berbuat, Kami Bermanfaat,” serta bertekad memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Barat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya