Berita

Kebersamaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)

Politik

PKB-PAN Dukung Prabowo, Posisi Gibran di 2029 Masih Tanda Tanya

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Posisi Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 dinilai belum tentu kembali berpasangan dengan Prabowo Subianto. Penilaian ini mencuat menyusul pernyataan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang hanya menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk maju kembali, tanpa menyebut nama Gibran.

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai, sikap PKB dan PAN tersebut menjadi sinyal bahwa pembahasan mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden belum memasuki tahap final.

“Tidak disebutkannya nama Gibran Rakabuming Raka dalam pernyataan dukungan dapat dipandang sebagai indikasi bahwa konfigurasi politik masih terbuka,” ujar Arifki kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 10 Februari 2026.


Menurutnya, dukungan PKB dan PAN lebih menegaskan keberlanjutan kepemimpinan Prabowo sebagai figur utama dalam Pilpres 2029, sekaligus menunjukkan dominasi kekuatan politik yang menopangnya.

“Dukungan ini tidak dimaksudkan untuk mengubah peta kepemimpinan nasional pada 2029,” kata Arifki.

“Sebaliknya, sikap tersebut justru mempertegas posisi Prabowo sebagai figur sentral dan menggeser dinamika politik ke ranah internal koalisi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Arifki meyakini sinyal politik dari PKB dan PAN akan mendapat respons dari partai-partai lain, terutama melalui penyesuaian arah dan strategi politik, meskipun tahapan Pilpres 2029 masih tergolong jauh.

“Sinyal politik semacam ini biasanya langsung ditangkap oleh para aktor di dalam pemerintahan. Responsnya tidak selalu berupa pernyataan terbuka, melainkan melalui penyesuaian langkah politik,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya