Berita

Ilustrasi orang sedang tidur. (Freepik)

Kesehatan

Pasangan Sering Komplain? Ini 7 Jurus Jitu Hentikan Ngorok

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 09:07 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

 Apakah Anda sering terbangun karena sikut pasangan yang kesal mendengar suara "orkestra" Anda di tengah malam? Atau mungkin Anda sendiri yang merasa lelah meski sudah tidur lama?

Mendengkur atau ngorok bukan sekadar "bunga tidur" yang memalukan. Ini adalah masalah umum yang bisa merusak kualitas istirahat orang serumah, bahkan menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan serius.

Secara teknis, suara gaduh ini muncul karena udara gagal mengalir mulus melalui saluran pernapasan. Akibatnya, jaringan di tenggorokan bergetar hebat. Kabar baiknya, Anda tidak harus pasrah.
Solusinya sering kali hanya butuh kombinasi perubahan posisi tidur dan gaya hidup.

Solusinya sering kali hanya butuh kombinasi perubahan posisi tidur dan gaya hidup.
Berikut adalah panduan lengkap membebaskan malam Anda dari dengkuran, dirangkum dari bukti klinis terpercaya.

1. Kenali Musuhmu: Gravitasi dan Posisi Tidur
Langkah termudah dan sering kali paling efektif adalah mengubah posisi tidur Anda. Tahukah Anda bahwa tidur telentang adalah posisi favorit bagi para pendengkur?

Saat telentang, gravitasi menarik lidah dan langit-langit lunak jatuh ke belakang, yang otomatis menyempitkan jalan napas Anda.

Solusinya:

Tidur Menyamping (Side Sleeping): Penelitian membuktikan terapi posisi ini sangat ampuh mengurangi intensitas ngorok karena saluran napas tetap terbuka.

Trik Bola Tenis: Sulit bertahan miring sepanjang malam? Coba jahitkan bola tenis di punggung baju tidur atau gunakan bantal guling ("bantal pelukan") untuk mencegah tubuh berguling kembali ke posisi telentang.

2. Elevasi Kepala: Bukan Sekadar Tumpukan Bantal
Terkadang, posisi kepala yang datar memperparah sumbatan. Cobalah menaikkan posisi kepala tempat tidur sekitar 10-15 cm.

Anda bisa menggunakan bantal khusus anti-ngorok atau baji kasur (wedge pillow). Posisi ini membantu mengurangi penumpukan cairan di area hidung dan mengurangi tekanan pada tenggorokan.

3. "Diet" untuk Leher Anda
Ukuran lingkar leher ternyata berpengaruh besar. Berat badan berlebih sering kali menimbun jaringan lemak di sekitar leher yang menekan saluran udara. Penurunan berat badan yang moderat saja sering kali sudah cukup untuk mengurangi, bahkan menghilangkan suara dengkuran tersebut.

4. Waspadai "Nightcap" (Alkohol Sebelum Tidur)
Banyak orang mengira alkohol membantu tidur nyenyak. Faktanya, alkohol dan obat penenang justru membuat otot tenggorokan menjadi terlalu rileks. Otot yang terlalu lemas ini lebih mudah bergetar dan memicu ngorok. Hindari konsumsi alkohol minimal empat jam sebelum waktu tidur Anda.

5. Bersihkan Jalan Napas Sebelum Terlelap
Hidung yang tersumbat karena flu atau alergi akan memaksa Anda bernapas lewat mulut?"resep utama terjadinya ngorok.

Sebelum tidur, pastikan jalur napas bersih. Anda bisa menggunakan nasal strip (plester hidung) untuk melebarkan lubang hidung, atau melakukan irigasi hidung dengan larutan garam untuk membuang lendir yang mengganggu.

6. Pahami Faktor Usia
Semakin tua, kita memang semakin rentan mendengkur. Ini karena tonus otot tenggorokan menurun seiring bertambahnya usia, membuat jaringan lebih mudah bergetar. Karena faktor ini alami, kombinasi strategi posisi tidur di atas menjadi semakin penting bagi kelompok usia lanjut.

7. Kapan Harus ke Dokter? Waspada Sleep Apnea
Jika Anda sudah mencoba tips di atas namun suara ngorok tetap terdengar seperti mesin diesel, atau disertai henti napas sesaat (apnea) dan rasa kantuk luar biasa di siang hari, ini lampu merah.

Anda mungkin mengidap Obstructive Sleep Apnea (OSA), kondisi serius di mana napas berhenti berulang kali saat tidur. Untuk kasus ini, intervensi medis diperlukan, seperti:


CPAP: Mesin masker udara bertekanan untuk menjaga jalan napas terbuka.


MAD (Mandibular Advancement Device): Alat mulut untuk mendorong rahang ke depan.


Operasi: Opsi terakhir untuk memperbaiki struktur hidung atau tenggorokan.

Tidur tenang tanpa ngorok bukan hal mustahil. Mulailah malam ini dengan mengubah posisi tidur menjadi miring dan perbaiki gaya hidup Anda.
Ingat, mengatasi dengkuran bukan hanya demi pasangan, tapi investasi jangka panjang untuk kesehatan Anda sendiri.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya