Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Belum Ada Politisi yang Bisa Tandingi Pencitraan Jokowi

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 03:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hingga saat ini belum ada satu pun politisi di Tanah Air yang mampu menandingi Presiden ke-7 RI dalam hal memoles pencitraan dan melakukan manipulasi politik.

"Mereka kalah ahli dalam bidang itu dibandingkan dengan Jokowi. Makanya biasanya paling tinggi mereka hanya menjabat sebagai Menteri atau Wakil Menteri," kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Harimau Jokowi, Saiful Huda Ems melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa 10 Februari 2026.

Di mata Saiful, karir moncer Jokowi bukan karena kemampuan berfikir, ahli taktik dan strategi layaknya para politisi profesional, namun semata karena ahli dalam bidang ilmu perkeliruan. 


Padahal, kata Saiful, lazimnya orang bisa menjadi ahli dalam berpolitik itu diperlukan ketekunan membaca buku bertumpuk-tumpuk, diskusi bertahun-tahun dan mengorganisir orang bertahun-tahun juga lamanya, sampai kemudian dipercaya menjadi pemimpin. 

"Tapi tidak untuk Jokowi. Suruh Jokowi baca buku 10 halaman saja akan tertidur," kata Saiful.

Selain itu, lanjut Saiful, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berperan sangat besar dalam mengangkat Jokowi sebagai orang terpandang di negeri ini.

"Tanpa Megawati, mungkin Jokowi tidak seperti sekarang," kata Saiful.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya