Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Kronologi Ojol Diduga Dianiaya Oknum Prajurit

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 02:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang diduga oknum prajurit TNI di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, Polsek Kembangan telah menerima laporan dari korban sejak Kamis dini hari, 5 Februari 2026 dan teregister dengan nomor: LP/B/080/II/2026/POLSEK KEMBANGAN/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA.

"Benar, Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan/pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat," kata Budi kepada wartawan, Senin 9 Februari 2026.


Secara terpisah, Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paapampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi membantah pelaku penganiayaan merupakan anggota Paspampres.

"Rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," kata Junaidi kepada wartawan.  

Menurut Mulyo, kasus penganiayaan ojol tersebut sudah ditangani Mabes TNI. 

"Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm Antoni Anggota Denma Mabes," kata Junaidi.

Berdasarkan pengakuan Hasan, insiden penganiayaan yang terjadi pada Rabu 4 Februari 2026 itu bermula saat menerima order dari Jalan Mawar, Srengseng menuju Jalan Haji Lebar, Kembangan.

Setiba di lokasi, penumpang menyebut alamat tujuan bukan di tempat tersebut. Penumpang itu kemudian menunjukkan share location dari seseorang yang disebut anggota dengan beda dua kilometer.

Hasan pun meminta penumpang menghubungi pemilik rumah. Telepon disambungkan ke Hasan. Namun, pria yang dihubungi justru berbicara dengan nada kasar.

“Saya cuma nanya alamat. Tapi dia malah marah-marah,” kata Hasan.

Kendati demikian, Hasan tetap mengantar penumpang ke lokasi yang dimaksud sebab hari sudah larut malam dan penumpang mengaku tak tahu jalan. 

Nahas, setiba di depan rumah, anak dari pria yang ditelepon sudah menunggu dan langsung menegur Hasan

Adu mulut terjadi hingga motor Hasan ditendang oleh anak pelaku. 

Di tengah perkelahian itu, pelaku yang diduga anggota TNI keluar rumah membawa senjata tumpul berupa batang besi.

"Dia datang bawa besi dan pukul kepala saya. Saya luka berdarah di dahi kiri, ngucur darahnya," kata Hasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya