Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Kepuasan Publik Capai 79,9%

Eddy Soeparno: Kebijakan Presiden Prabowo On the Right Track

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tingginya angka kepuasan publik menjadi bukti kinerja Presiden Prabowo Subianto dirasakan masyarakat dan kebijakannya memberi dampak pada upaya pemerataan dan distribusi kesejahteraan.  

Berdasarkan temuan survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepuasan riil publik pada Presiden Prabowo berada di angka 79,9%, gabungan cukup puas sebesar 66,9% dan sangat puas di angka 13%.

Dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, di tengah dinamika politik global dan juga kondisi ekonomi yang dipenuhi ketidakpastian kebijakan Presiden Prabowo ternyata mendapatkan respons yang baik dari masyarakat. 


"Tentu ke depan ada berbagai hal yang terus diperbaiki tapi hasil survei ini membuktikan kebijakan presiden sudah on the right track,” kata Eddy kepada wartawan di Jakarta, Senin 9 Februari 2026.

Wakil Ketua Umum PAN ini menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo akan konsisten untuk terus melanjutkan pembangunan ekonomi dengan prinsip no one is left behind, tidak ada yang ditinggalkan. 

Kata Eddy, banyak program Presiden Prabowo seperti MBG yang mendapat respons positif dari masyarakat. 

“Begitu juga dengan program sekolah rakyat yang berupaya memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak. Hak untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan dan asupan yang layak ini adalah amanat konstitusi,” lanjutnya. 

Di sisi lain Eddy juga menyampaikan bahwa survei Indikator Indonesia ini juga menjadi masukan mengenai hal-hal yang diharapkan masyarakat untuk terus diperbaiki ke depannya. 

“Ini harus menjadi perhatian bagi kementerian terkait untuk mendukung program-program Presiden Prabowo bisa semakin bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” demikian Eddy.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya