Berita

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Pertemuan Prabowo dengan Pimpinan TNI-Polri Momentum Evaluasi Kinerja

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan pimpinan TNI-Polri di Istana Negara pada Senin, 9 Februari 2026, diapresiasi Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh.

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, pertemuan ini merupakan langkah strategis dan konstitusional dalam rangka memperkuat koordinasi di bidang pertahanan dan keamanan.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden tentu dapat memberikan arahan penting kepada TNI dan Polri terkait tugas-tugas di bidang pertahanan dan keamanan. Arahan Presiden sangat penting agar seluruh jajaran dapat menjalankan tugasnya dengan baik, benar, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Oleh Soleh.


Selain memberikan arahan, Presiden juga dinilai dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja TNI dan Polri. Oleh Soleh menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam memperkuat institusi negara.

“Evaluasi sangat penting dilakukan agar berbagai kekurangan dan kelemahan yang masih ada dapat segera diperbaiki. Kita harus akui, selama ini masih terdapat sejumlah persoalan di bidang pertahanan dan keamanan yang perlu pembenahan secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Oleh Soleh berharap, melalui pertemuan tersebut, soliditas dan profesionalisme TNI serta Polri semakin meningkat. Ia juga mendorong agar kedua institusi terus menjaga integritas dan kepercayaan publik.

“Kita berharap TNI dan Polri dapat bekerja lebih baik lagi, semakin profesional, serta konsisten menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan nasional,” pungkasnya.
    


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya