Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Titik Terang Konflik Iran-AS Stabilkan Pasar Minyak

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun lebih dari 1 persen pada pembukaan perdagangan Senin, 9 Februari 2026, setelah kekhawatiran soal potensi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mulai mereda.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 89 sen atau 1,31 persen menjadi 67,16 Dolar AS per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 79 sen atau 1,24 persen ke level 62,76 Dolar AS per barel.

Penurunan ini terjadi menyusul berakhirnya putaran awal pembicaraan nuklir antara AS dan Iran dengan dimediasi oleh Oman pada Jumat lalu.


Sinyal positif datang dari pihak Iran. Diplomat tertinggi Iran mengatakan bahwa perundingan nuklir dengan AS berjalan baik dan akan dilanjutkan.

“Pembicaraan ini dimulai dengan baik dan akan terus berlanjut,” ujar diplomat utama Iran, sebuah pernyataan yang membantu meredakan kekhawatiran pasar bahwa kegagalan negosiasi bisa mendorong Timur Tengah semakin dekat ke perang.

Sebelumnya, pasar minyak sempat tertekan oleh kekhawatiran meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut, yang berpotensi mengganggu pasokan energi global. Namun, perkembangan diplomatik terbaru membuat pelaku pasar lebih tenang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya