Berita

Presiden Prabowo Subianto saat melantik Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet. (Foto: Sekretaris Kabinet)

Politik

Kepuasan Publik pada Kinerja Presiden Prabowo Capai 79,9%

Ada Peran Seskab Teddy dalam Orkestrasi Komunikasi Pemerintah
MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tingginya angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto yang menembus level 79,9% dinilai tidak lepas dari manajemen komunikasi digital yang efektif. 

Pengamat Komunikasi Digital Universitas Nasional, Nursatyo, menilai peran Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sangat strategis dalam menjaga komunikasi pemerintah terhadap isu-isu yang beredar di ruang publik.

Kata dia, Teddy mampu memainkan peran yang baik dalam meredam spekulasi negatif di media sosial melalui pola komunikasi yang responsif.


Berdasarkan temuan survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepuasan riil publik pada Presiden Prabowo berada di angka 79,9%, gabungan cukup puas sebesar 66,9% dan sangat puas di angka 13%.

Menurut Nursatyo, di era informasi yang bergerak sangat cepat, narasi di media sosial sangat mempengaruhi persepsi publik terhadap Kepala Negara. Di sinilah peran Teddy sebagai orang kepercayaan Presiden Prabowo menjadi sangat krusial.

"Komunikasi yang responsif dan cepat dari Seskab Teddy dalam menanggapi isu-isu yang beredar di media sosial terbukti dapat mengurangi kerisauan masyarakat," ujar Nursatyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu 8 Februari 2026.

Nursatyo menambahkan, langkah strategis ini sangat penting untuk meminimalkan spekulasi negatif yang kerap berkembang liar di jagat digital. 

Dengan komunikasi yang tepat, sambungnya, keresahan publik bisa langsung dikanalisasi menjadi pemahaman yang positif.

"Ketika muncul isu atau hasil penindakan hukum yang besar, Seskab Teddy memastikan orkestrasi informasinya sampai ke publik dengan tepat," tuturnya.

"Hal ini menutup celah bagi narasi-narasi menyesatkan dan justru memperkuat kepercayaan publik terhadap Presiden," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya