Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menilai menarik untuk dikaji fenomena semakin banyaknya partai politik yang mulai menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju dua periode. 

Menurutnya, dukungan tersebut bukan tanpa kalkulasi, melainkan didasarkan pada hitung-hitungan politik yang rasional.

Adi mencatat, salah satu partai yang terang-terangan menyodorkan nama pendamping Prabowo adalah PAN. Partai berlambang matahari itu menilai Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas cukup layak menjadi calon wakil presiden. Alasannya, Zulhas dinilai loyal dan tegak lurus mendukung Prabowo sejak Pilpres 2014.


“Ketika hampir semua partai politik memberikan dukungan kepada Prabowo, publik kemudian bertanya: siapa calon wakil presiden yang paling potensial?” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 8 Februari 2026.

Ia menambahkan, di sekitar Prabowo saat ini banyak ketua umum partai politik yang telah menjadi bagian dari pemerintahan. 

Selain Zulhas, ada nama Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Bahlil Lahadalia, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kerap masuk dalam bursa cawapres.

Bahkan, mantan Presiden Joko Widodo juga disebut turut menyodorkan opsi Prabowo-Gibran untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode. Kondisi ini membuat peta politik semakin dinamis dan penuh teka-teki.

“Setiap partai tentu sah-sah saja menyodorkan kader terbaiknya,” jelas Adi.

Adi menilai, manuver parpol tersebut merupakan bagian dari kalkulasi politik yang wajar. Prabowo dinilai memiliki tingkat elektabilitas dan peluang kemenangan yang jauh lebih kuat dibandingkan figur calon presiden lainnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya