Berita

Dokter Spesialis Saraf sekaligus Pendiri Klinik Wijaya, dr. Sukono Djodjoatmodjo, Sp.N kepada wartawan di acara Discovery Day, Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Kesehatan

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 20:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Proses pengobatan panjang dengan rehabilitasi untuk kembali bergerak, beraktivitas, dan mempertahankan kemandiriannya kini menjadi prioritas pasien pemulihan pasca-stroke.

Seiring berkembangnya teknologi medis, metode rehabilitasi pun mengalami perubahan, salah satunya menggunakan perangkat berbasis robotik yang lebih terukur dan konsisten.

Sebagai pusat rehabilitasi pasca-stroke yang telah berdiri lebih dari dua dekade, Klinik Wijaya pun memperkenalkan pendekatan rehabilitasi robotik kepada masyarakat, komunitas medis, keluarga pasien, serta media.


"Kami terus berkembang, akhirnya kita di tahun 2013, itu kita pertama kali punya robotik. Jenisnya Lokomat. Itu khusus buat mereka yang terutama pasca pasien stroke atau penyakit neurologis yang lain yang akut yang tidak bisa punya kekuatan otot yang masih minimal, itu kita pakai," ujar Dokter Spesialis Saraf sekaligus Pendiri Klinik Wijaya, dr. Sukono Djodjoatmodjo, Sp.N kepada wartawan pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Terkini, Sukono mengatakan, pihaknya sudah membantu ribuan pasien untuk memulihkan pasien agar kembali menjalani hidup dengan percaya diri. 

Apalagi, dengan layanan komprehensif yang meliputi Terapi Robotik, Terapi Fisik, Terapi Okupasi, Terapi Manual & Musculoskeletal, serta Hidroterapi, Klinik Wijaya optimis akan terus memperluas fasilitas dan program pemulihan yang efektif, aman, dan evidence-based.

"Klinik Wijaya fokus kami selalu pada bagaimana membantu pasien pulih dengan cara yang lebih efektif, aman, dan manusiawi. Teknologi robotik bukan hanya inovasi - ini adalah kebutuhan bagi mereka yang ingin kembali bergerak dan kembali hidup dengan kualitas yang lebih baik," ujar dr. Sukono.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya