Berita

Ilustrasi

Kesehatan

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 18:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perut kembung, mual, dan badan terasa tidak nyaman. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, tiga serangkai gejala ini seringkali langsung diartikan sebagai “masuk angin”. 

Solusinya pun seolah sudah terpatri di benak seduh atau langsung tenggak obat herbal instan.

Namun, bagaimana jika rasa yang kita kenali sebagai masuk angin ternyata memiliki nama penyakit yang lebih serius? 


Fenomena inilah yang belakangan kerap ramai diperbincangkan di media sosial, di mana banyak netizen berbagi pengalaman, termasuk kekecewaan terhadap merek obat herbal tertentu, setelah salah mendiagnosis kondisinya.

Kegalauan ini terekam jelas dalam sebuah video viral di TikTok yang diunggah oleh akun @siberinfo. Video tersebut mengutip pengalaman seorang pengguna yang keluhannya tak kunjung usai meski sudah menenggak obat herbal populer.

“Jadi dulu itu saya tidak tau kalau ternyata saya kena GERD, perut kembung berhari-hari tidak hilang-hilang plus gak nyaman. Saya pikir masuk angin biasa, ,” tulis pemilik akun tersebut dikutip Sabtu 7 Februari 2026.

Pengalaman tersebut menunjukkan sebagian masyarakat kerap salah mengartikan gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), sebuah kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan sebagai masuk angin biasa. 

Rasa tidak nyaman di dada, kembung, dan mual yang menjadi ciri khas GERD memang sangat mirip dengan deskripsi umum “masuk angin”.

Dokter Dimas Apriyanto melalui akun TikTok-nya @dimas_alphiano, memberikan penjelasan penting yang perlu digarisbawahi dalam menyikapi gejala GERD dengan mengkonsumsi obat instan.

“Kalau kamu punya GERD aktif, sebaiknya hati-hati. Herbal bukan berarti selalu aman untuk semua kondisi,” tegas dr. Dimas.

Menurutnya, meskipun produk herbal mungkin aman untuk gangguan lambung ringan, namun kondisinya menjadi berbeda bagi penderita GERD yang sedang aktif. 

Jika merasakan gejala yang mengganggu dan tidak kunjung membaik, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya