Berita

Film Iron Lung.

Entertainment

5 Fakta Menarik Iron Lung, Debut Film Horor Sci-Fi Markiplier

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 17:02 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Legenda gaming YouTube, Mark Fischbach atau yang lebih dikenal sebagai Markiplier, akhirnya melakukan lompatan besar dari layar komputer ke layar lebar. Namun, debut film horor sci-fi miliknya, Iron Lung, menuai reaksi beragam.


Berdasarkan ulasan eksklusif dari The Guardian, berikut adalah fakta-fakta kunci mengenai film yang sangat dinanti oleh para penggemarnya ini:


1. Proyek Ambisius "One-Man Show"


Markiplier tidak main-main dalam debut film fiturnya. Ia tidak hanya menjadi pemeran utama, tetapi juga menulis naskah, menyutradarai, dan membiayai sendiri film ini secara independen.


Film ini bahkan dirilis di bioskop tanpa hoopla promosi besar-besaran seperti film Hollywood pada umumnya, namun tetap dinanti oleh pengikut setianya.


2. Adaptasi dari Game Simulasi Kapal Selam


2. Adaptasi dari Game Simulasi Kapal Selam


Bagi para gamer, judul ini mungkin terdengar familier. Film ini merupakan adaptasi dari game simulasi kapal selam luar angkasa karya Dave Szymanski dengan judul yang sama. 


Markiplier mencoba mendekati genre horor dari sudut pandang yang dianggap segar melalui adaptasi ini.


3. Plot: Misi Narapidana di Luar Angkasa


Cerita berfokus pada karakter bernama Simon (diperankan oleh Markiplier), seorang narapidana berambut gondrong yang menjalankan misi antargalaksi yang samar.


Ia mengendalikan sebuah pesawat yang kotor dan kumuh sendirian, sambil dihantui keraguan tentang nasib umat manusia.


Karakter Simon digambarkan sibuk menyelesaikan tugas-tugas teknis?"seperti menabrak sesuatu atau mengunduh data?"layaknya seorang ayah yang stres melihat daftar pekerjaan rumah di hari Minggu.


4. Kritik Keras: Minim Tontonan & Membosankan

Sayangnya, ulasan The Guardian memberikan kritik pedas. Film ini disebut memiliki nada yang depresif dengan pacing (laju cerita) yang lambat dan hampir tidak memiliki aspek spektakuler.


Kritikus menyebutnya seperti naskah sandiwara radio yang "memaksa untuk bercerita" karena secara visual tidak banyak yang bisa diperlihatkan. Bahkan, pengalaman menontonnya disamakan dengan menghabiskan 12 jam di Twitch dengan tirai tertutup.


5. Sindrom Karakter Utama & Durasi

Meskipun Markiplier dinilai cukup stabil berakting di depan kamera, ia dianggap belum mampu mengangkat beban dramatis untuk mengubah plot film pendek menjadi film fitur berdurasi dua jam lebih.


Kritikus menyebut ini sebagai kasus besar "Main Character Syndrome," di mana rekan mainnya hanya hadir sebagai suara latar.


Namun, diprediksi bahwa anggaran yang lebih besar dan set yang lebih megah pasti akan menghampiri Mark di masa depan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya