Berita

Menteri Agama Nazaruddin Umar (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Lewat Kampung Haji, RI Jadi Negara Pertama yang Punya Properti di Arab Saudi

RABU, 04 FEBRUARI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan Indonesia akan mencatat sejarah sebagai negara pertama yang memiliki properti di dua kota suci Islam di Arab Saudi yakni Mekah dan Madinah. 

Kepemilikan properti itu dilakukan melalui rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia untuk menunjang pelayanan dan penampungan jemaah haji asal Tanah Air.

Menag menjelaskan, rencana strategis tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto saat bertemu dengan para tokoh agama Islam di Istana Negara, Selasa, 3 Februari 2026. 


Dalam pertemuan itu, Presiden menegaskan bahwa hingga kini belum ada negara lain yang memperoleh kesempatan serupa dari pemerintah Arab Saudi.

“Kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Mekah dan Madinah. Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Nasaruddin, keistimewaan tersebut tidak terlepas dari hubungan erat antara Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman. Kedekatan hubungan bilateral itu dinilai menjadi faktor penting yang membuka peluang strategis bagi Indonesia.

Ia menambahkan, dengan relasi yang baik tersebut, Indonesia mendapat akses untuk memperoleh lahan yang sangat potensial bagi pembangunan Kampung Haji di kawasan sekitar Masjidil Haram. 

Hal ini menjadi keuntungan besar mengingat ketatnya regulasi kepemilikan properti di wilayah dua kota suci.

“Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan, sehingga diberikan kesempatan. Dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas,” kata Menag.

Nasaruddin memaparkan, Kampung Haji Indonesia di Mekah direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 60 hektare dengan jarak sekitar 1-3 kilometer dari Masjidil Haram. 

Lokasi tersebut dinilai sangat ideal untuk mendukung mobilitas dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya