Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Akan Beri Penjelasan Soal Board of Peace ke Puluhan Tokoh Islam di Istana

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. 

Pertemuan ini digelar untuk membahas keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), yang belakangan menjadi perhatian publik.

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, sekitar pukul 13.30 WIB tampak sejumlah tokoh mulai berdatangan ke halaman Istana. 


Di antaranya Menteri Agama Nazaruddin Umar, Ketua MUI Muhammad Cholil Nafis, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan, serta tokoh Muslim Tionghoa Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun.

Menjelang pertemuan tertutup tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia di Board of Peace menjadi salah satu agenda utama yang akan dibahas Presiden bersama para pimpinan ormas Islam. 

Presiden Prabowo diperkirakan akan menguraikan secara lebih rinci alasan strategis di balik keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace kepada seluruh tokoh ormas Islam yang hadir. 

"(Pertemuan) siang hari ini adalah berkaitan dengan pembicaraan mengenai BoP dan penjelasan penjelasan akan dilakukan seputar isu tersebut," ungkap Sugiono kepada awak media.

Sementara itu, Babah Alun menyatakan keyakinannya terhadap keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dalam Board of Peace. 

Ia menilai komposisi keanggotaan BoP yang didominasi negara-negara muslim menjadi salah satu faktor penting yang patut dipertimbangkan secara positif.

"Kita harus percaya presiden Prabowo ini bekas panglima kostrad Panglima perang. Pasti ahli strategi. Kita jangan suudzon. Kita harus husnudzon. Beliau pasti mempunyai strategi," tegasnya.

Babah Alun juga membandingkan posisi Indonesia di Dewan Keamanan PBB yang tidak memiliki hak veto dengan keanggotaan di Board of Peace. Menurutnya, keterlibatan aktif di dalam forum internasional lebih bermanfaat ketimbang sekadar menjadi penonton.

"Daripada kita nonton di luar kan mendingan kita mewarnai di dalam. Kalau menurut saya. Jadi kalau saya sebagai warga negara yang baik. Sebagai umat beragama Yaitu samina wa tona," pungkas Babah Alun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya