Berita

Joko Widodo (Jokowi), saat berpidato dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perdana Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di Makassar, Sulawesi Selatan (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Absen Sidang Ijazah tapi Hadir Rakernas PSI, Jokowi Terobsesi Jadi Aktor Politik Berpengaruh?

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kehadiran mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perdana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beberapa waktu lalu di Makassar, Sulawesi Selatan, menarik perhatian publik karena dianggap tidak wajar.

Pengamat dari Citra Institute, Efriza, menilai kehadiran Jokowi dalam Rakernas PSI menunjukkan adanya hasrat politik tertentu. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa Jokowi justru absen dalam sidang kasus ijazah yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, dengan alasan sedang sakit.

"Itu artinya diyakini Jokowi terobsesi ingin menjadi aktor politik yang berpengaruh pasca tak lagi menjabat sebagai Presiden," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 3 Februari 2026.


Menurut Efriza, ada dua hal yang menjadi dugaan di balik upaya Jokowi membesarkan PSI, termasuk ketika ia menyatakan siap turun langsung berkampanye dalam pidatonya di Rakernas.

Pertama, PSI diduga menjadi alat untuk melindungi dirinya dan keluarganya dari proses hukum. Kedua, keberadaan PSI juga berfungsi sebagai simbol bahwa Jokowi masih memiliki nilai politik yang diperhitungkan, dengan memiliki partai politik yang mengkultuskan dirinya.

Efriza, lulusan S2 Universitas Nasional (UNAS), meyakini bahwa langkah ini menunjukkan upaya Jokowi untuk mempertahankan kekuasaan politiknya menjelang tahun politik 2029.

"Jokowi merasa meski tak lagi menjabat, ia masih memiliki modal sosial, simbolik, dan jaringan lintas partai. Ini perkiraan akan persepsi dirinya secara pribadi," tambah Efriza.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya