Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Eriina)

Bisnis

Bursa Eropa Hijau: Sektor Bank dan Kesehatan Jadi Motor Penggerak

SELASA, 03 FEBRUARI 2026 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berhasil mencatatkan rekor tertinggi pada perdagangan Senin 2 Februari 2026 waktu setempat,  meski sempat mengawali hari dengan cukup goyah. 

Indeks STOXX 600 ditutup menguat 1,03 persen ke level 617,31, pulih setelah tekanan di pasar logam mulia mereda. Investor tampaknya memilih untuk mengabaikan gejolak harga emas dan perak demi fokus pada rilis laporan keuangan perusahaan yang solid.

Kenaikan ini dimotori oleh sektor perbankan yang melesat ke level tertinggi sejak 2008, serta sektor kesehatan yang didorong oleh performa positif AstraZeneca. Selain itu, arus dana segar yang biasa masuk di awal bulan turut memberi tenaga tambahan bagi bursa-bursa utama seperti DAX Jerman dan FTSE Inggris untuk berakhir di zona hijau.


DAX Jerman bertambah 1,00 persen menjadi 24.784,92, sedangkan FTSE 100 Inggris melonjak 1,15 persen menjadi 10.34156, dan CAC Prancis menguat 0,67 persen ke 8.181,17

Menariknya, penurunan harga perak justru membawa berkah bagi produsen perhiasan Pandora, yang sahamnya melonjak 9 persen karena ekspektasi biaya bahan baku yang lebih murah. 

Di sisi lain, pasar global juga tengah mencermati sentimen dari Amerika Serikat (AS) terkait calon Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, yang dinilai bakal membawa kebijakan moneter lebih ketat sehingga memicu penguatan Dolar.

Hingga awal 2026 ini, kinerja saham Eropa terbukti cukup tangguh dengan pertumbuhan 4,2 persen, melampaui indeks S&P 500 milik AS. 

Meski begitu, tidak semua saham bernasib baik; bank asal Italia, BFF, sempat jatuh hingga 45 persen setelah CEO mereka mengundurkan diri. 

Kini, perhatian pasar tertuju pada pekan ini karena 30 persen emiten besar Eropa dijadwalkan akan segera merilis laporan keuangan terbaru mereka.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya