Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

TBC RI Terparah Kedua di Dunia, Prabowo Minta Menkes Kerja Ekstra

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 21:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus untuk bergerak cepat menekan angka tuberkulosis (TBC) di Indonesia yang saat ini menempati peringkat kedua tertinggi di dunia. 

Instruksi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Wamenkes di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Wamenkes mengungkapkan kondisi TBC nasional masih sangat memprihatinkan. Untuk itu Kepala Negara menginstruksikan Kementerian Kesehatan, untuk lebih fokus menekan laju penularan serta menurunkan angka kasus TBC secara signifikan.


“Kan kita nomor dua tertinggi di dunia. Oleh karena itu, Presiden minta tolong ini dilakukan prioritas presiden dalam pemerintahan beliau supaya angkanya turun,” ujarnya kepada wartawan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wamenkes menyatakan telah melakukan langkah-langkah konkret dengan turun langsung ke daerah.

Dalam waktu 120 hari, ia mengaku sudah berkeliling ke 12 provinsi untuk mensosialisasikan program penanganan TBC bersama para pimpinan daerah. 

Benjamin menegaskan, strategi penanganan TBC harus dilakukan secara masif dan agresif, serupa dengan penanganan pandemi Covid-19. 

“Karena sebetulnya penanganan TB itu ya kayak Covid-lah. Kalau diserbu habis, virusnya dimatikan (kalau Covid), kalau TB ya Mycobacterium tuberculosis-nya dihabisin,” tuturnya.

Menurutnya, selama kuman TBC masih ada di masyarakat, maka potensi penularan akan terus berlangsung. Ia pun menyoroti ironi tingginya kasus TBC di tengah ambisi Indonesia menjadi negara maju. 

"Nah, kalau kita nomor dua di dunia kan bagaimana? Mau jadi negara maju kok kasus TB-nya tinggi sekali? Setelah India, Indonesia,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya