Berita

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Demi Investasi, Setop Silang Pernyataan Antarmenteri Prabowo

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Silang pernyataan dua menteri di Kabinet Merah Putih soal Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seharusnya dapat dihindari demi terjaganya investasi di dalam negeri.

Direktur Ekonomi Digital di Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda mengatakan, keterangan berbeda seperti yang disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin dan CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi Rosan Roeslani, tidak boleh terjadi lagi.

"Komunikasi yang berbeda sebenarnya kan sudah beberapa kali terjadi dan pasti berpengaruh terhadap stabilitas politik," ujar Huda kepada RMOL, Senin 2 Februari 2026.


Selain faktor stabilitas politik, Huda menyebut, stabilitas ekonomi juga menjadi satu faktor yang mempengaruhi laju investasi di Indonesia.

"Jika kedua stabilitas tersebut bergejolak, maka investor akan mengurungkan niat investor di Indonesia," kata Huda.

Oleh karena itu, Huda memandang silang pernyataan menteri Kabinet Merah Putih, harus dipastikan oleh Presiden Prabowo agar tidak terjadi lagi.

"Faktor investor melalukan investasi di Indonesia ada banyak, termasuk dua faktor yang menurut saya cukup penting itu, stabilitas politik dan ekonomi," demikian Huda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya