Berita

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid membuka Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang)bagi seluruh pimpinan wilayah PKB se-Indonesia periode 2026–2031. (Foto: Tim Media PKB)

Politik

DPP PKB Tanamkan Keteladanan Lewat Akademi Politik Kebangsaan

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menggelar Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang)bagi seluruh pimpinan wilayah PKB se-Indonesia periode 2026-2031. 

Akpolbang secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, dan digawangi langsung oleh Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB. Kegiatan ini menjadi rangkaian dari agenda pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB yang akan dilaksanakan esok hari.

Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Gus Jazil itu menegaskan pentingnya seluruh peserta mengikuti rangkaian Akpolbang secara serius dan penuh tanggung jawab.


“Salam cinta dari Gus Muhaimin kepada seluruh pimpinan wilayah PKB. Beliau mewakilkan kepada saya untuk membuka Akpolbang karena harus menghadiri kegiatan bersama Presiden Prabowo di Sentul. Insyaallah nanti malam beliau akan bergabung,” ujar Gus Jazil di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa menjadi pengurus PKB adalah amanah yang mulia dan menuntut keteladanan kepemimpinan. Menurutnya, wajah politik Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin yang bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat.

“Kita membutuhkan kepemimpinan yang memberi teladan. Dan salah satu pemimpin yang konsisten dan layak diteladani adalah Gus Muhaimin Iskandar,” tegasnya.

Gus Jazil juga menyampaikan pesan utama kepada seluruh pimpinan wilayah PKB. 

“Tugas kita hari ini satu, tanamkan cinta kepada PKB, tanamkan cinta kepada Gus Muhaimin, serta cinta kepada bangsa, agama, dan negara,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Akpolbang dan pelantikan DPW dilakukan setelah melalui proses panjang dan ketat.

Menurutnya, seluruh pimpinan DPW PKB terpilih melalui tahapan musyawarah wilayah, dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan secara berlapis.

“Pimpinan DPW PKB saat ini lahir dari proses yang panjang dan selektif. Karena itu, kami sangat yakin PKB akan meraih banyak kursi, dan lebih dari itu, menjadi partai politik yang mampu mengatur negara secara tertib dalam urusan pemerintahan,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali amanah Ketua Umum PKB bahwa kemenangan elektoral bukanlah satu-satunya tujuan. “Menang bukan satu-satunya tujuan. Bahkan tidak ada gunanya menang jika tidak mampu mengatur negara,” pungkas Gus Halim.

Pembukaan Akpolbang tersebut nampak dihadiri jajaran Wakil Ketua Umum DPP PKB, jajaran Dewan Syuro DPP PKB, Sekjen M Hasanuddin Wahid, Bendahara Umum Bambang Susanto, anggota Fraksi PKB DPR RI, serta Ketua-Sekretaris Dewan Syuro dan Ketua, Sekretaris, Bendahara DPW PKB periode 2026-2031 se Indonesia.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya