Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Kepercayaan Investor Belum Pulih Bikin Saham Bank Pelat Merah Ambrol

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 15:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah saham perbankan pelat merah terpantau merosot di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin, 2 Febuari 2026 yang melemah hingga 5,33 persen ke level 7.886.

Berdasarkan pantauan RMOL hingga pukul 15.00 WIB, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,21 persen ke Rp4.810. Lalu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 0,45 persen ke Rp4.470. Kemudian PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) ikut merosot 0,41 persen ke Rp1.225.

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI tercatat naik 0,26 persen ke Rp3.820, setelah sempat stagnan di sepanjang sesi I perdagangan hari ini.


Sedangkan saham perbankan swasta, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau melonjak hingga 2,03 persen ke Rp7.550.

Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat (ANH) menilai pasar masih belum percaya terhadap kondisi pasar modal nasional setelah MSCI mengancam menurunkan status Indonesia dari emerging market ke frontier market.

Kondisi ini, kata Achmad, mencerminkan kepercayaan investor yang masih belum pulih meski pemerintah dan Danantara telah bekerja sepanjang akhir pekan kemarin.

"Ini adalah sinyal keras bahwa kepercayaan belum pulih," kata Achmad kepada RMOL.

Menurutnya, terdapat gap antara klaim pemerintah dengan kondisi sebenarnya yang terjadi di pasar.

"Pasar modal bukan hanya mendengar kata kata. Pasar membaca arah. Dan pada Senin, arah itu belum cukup meyakinkan," kata Achmad.

Untuk diketahui, sepanjang perdagangan ini, IHSG terus berada di zona merah, dengan level terendah berada di kisaran 7.820. Sebanyak 733 saham tercatat melemah, 44 menguat, dan 34 lainnya stagnan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya