Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Siap Mati-Matian Untuk PSI, Jokowi Dinilai Ingin Perkokoh Dinasti Politik

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 13:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberi arahan dalam Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyatakan siap bekerja mati-matian, menuai spekulasi politik.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, pernyataan Jokowi tersebut tak lain bertujuan untuk membantu pemenangan PSI pada Pileg dan Pilpres 2029 mendatang. Hal ini dinilai semata-mata untuk melanggengkan dinasti politiknya di masa depan.

“Jokowi melalui dua event besar politik ini bisa jadi ingin memperkuat dinasti politiknya di kancah nasional,” kata Jamiluddin kepada RMOL, Senin 2 Februari 2026.


Jika demikian, Jamiluddin berpandangan bahwa Jokowi ingin mengupayakan PSI lolos parlemen di Pileg 2029 dan akan totalitas mengantarkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk memimpin dua periode.

“Kalau ini terwujud, maka posisi anaknya, Kaesang Pangarep, sebagai Ketua Umum PSI akan semakin mapan, mengakar, dan tak tergoyahkan. Kekuatan PSI dengan Kaesang sebagai Ketumnya akan menopang dinasti politik yang dibangun Jokowi,” ujar Jamiluddin.

Sementara melalui Pilpres, Jamiluddin menilai Jokowi ingin anaknya yang kini menjabat Wapres tetap mendampingi Prabowo untuk periode kedua. Untuk itu, PSI harus memiliki nilai tawar politik yang kuat di mata Prabowo.

“Nilai tawar itu harus ditunjukkan dengan meningkatkan kelas PSI dari partai gurem ke partai menengah. Karena itu, Jokowi berjanji kerja mati-matian dan akan menjadi tokoh utama di segala aktivitas kampanye PSI ke depannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Presiden Jokowi menyatakan siap bekerja mati-matian untuk membesarkan PSI. Ia menegaskan kesiapannya untuk turun langsung ke lapangan jika dibutuhkan, mengingat ia merasa masih sanggup berkeliling ke seluruh daerah di Indonesia.

“Kalau diperlukan saya harus datang. Saya masih sanggup datang ke provinsi, kabupaten, hingga kota. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup. Kita punya 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan kira-kira 7.000 kecamatan. Saya masih sanggup,” tegas Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 31 Januari 2026.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya