Berita

Direktur Haidar Alwi Institute (HAI) Sandri Rumanama. (Foto: Dokumentasi HAI)

Bisnis

Pembentukan PT Perminas Genjot Posisi Indonesia di Kancah Global

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang fokus pada pengelolaan mineral kritis menuai apresiasi.

"Ini terobosan kebijakan yang sangat bagus ya. Perminas akan menjadi pengelolaan mineral kritis nasional agar dapat meningkatkan nilai tambah berkelanjutan bagi bangsa kita," kata Direktur Haidar Alwi Institute (HAI) Sandri Rumanama dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 1 Februari 2026.

Ia juga menyebut hadirnya BUMN baru ini akan membenahi sistem dan tata kelola mineral kritis yang terkandung dalam perut bumi Indonesia.


“Pengelolaan mineral kritis dapat lebih terfokus, sehingga hasilnya lebih maksimal bagi keuntungan dan kepentingan bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Founder Kontra Narasi ini juga menilai pembentukan Perminas akan meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam percaturan ekonomi global, karena sumber daya yang ada di dalam negeri bisa dikelola sendiri dengan meningkatkan nilai tambah.

"Pasti lah, bargaining position negara kita makin kuat. Perminas pastinya akan memperkuat posisi Indonesia di pasar mineral global, gitu loh," tega Sandri.

Ia menyarankan agar pemerintah, khususnya Danantara, mempersiapkan dengan matang pembentukan PT. Perminas. Mulai dari komisaris, direksi, hingga para pegawainya. Semua harus diisi oleh orang-orang ahli, kredibel, dan punya kompetensi.

"Perminas ini kan sebuah langkah terobosan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya mineral kritis secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Saya yakin banget PT Perminas akan memberi hasil yang manis buat bangsa kita, gitu loh," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan pembentukan Perminas, sebagai ejawantah dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola mineral-mineral strategis di Indonesia.

“Bapak (Presiden Prabowo) mengarahkan (pembentukan Perminas) yang diharapkan bisa mengelola mineral-mineral kita, terutama mineral-mineral yang strategis. Maka dimintalah Danantara membentuk satu entitas,” ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menyebut Perminas akan berbeda dari BUMN pengelola mineral yang sudah ada, seperti MIND ID. Adapun tujuan pembentukan Permanis adalah hanya untuk fokus pada mineral kritis.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya