Berita

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez (Foto: AFP)

Dunia

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan rencana pemberlakuan undang-undang amnesti yang berpotensi membebaskan ratusan tahanan, termasuk mereka yang ditahan atas aktivitas politik. 

Kebijakan ini menjadi langkah reformasi terbesarnya sejak Presiden Nicolas Maduro dan istrinya diculik militer Amerika Serikat awal bulan ini.

“Kami telah memutuskan untuk mendorong undang-undang amnesti umum yang mencakup seluruh periode kekerasan politik dari 1999 hingga saat ini,” ujar Rodriguez, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 1 Januari 2026. 


Pernyataan tersebut disampaikan Rodriguez dalam sebuah pertemuan yang dihadiri para hakim, jaksa, menteri, pejabat militer, serta pimpinan pemerintahan lainnya. 

Ia menyebut Majelis Nasional akan membahas rancangan undang-undang amnesti itu secara mendesak.

“Semoga undang-undang ini dapat menyembuhkan luka yang ditinggalkan oleh konfrontasi politik yang dipicu oleh kekerasan dan ekstremisme,” kata Rodriguez.

Dalam kesempatan yang sama, Rodriguez juga mengumumkan penutupan El Helicoide, penjara dinas intelijen di Caracas yang selama ini dikenal sebagai lokasi penyiksaan dan berbagai pelanggaran hak asasi manusia. 

Fasilitas tersebut akan dialihfungsikan menjadi pusat olahraga, sosial, dan budaya bagi masyarakat sekitar.

Kelompok pembela hak tahanan Foro Penal memperkirakan sebanyak 711 orang masih ditahan di berbagai fasilitas di Venezuela karena aktivitas politik, dengan 183 di antaranya telah dijatuhi hukuman.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya