Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Kesaktian Jokowi Diuji di PSI

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyatakan kesiapannya untuk “turun gunung” membantu memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Pernyataan ini langsung memantik perhatian publik karena menandai keterlibatan aktif Jokowi dalam pertarungan politik pasca lengser dari kursi presiden.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai posisi Jokowi di PSI bukan sekadar pendukung biasa. Menurutnya, Jokowi merupakan figur sentral di partai berlambang gajah tersebut. Keberadaan Jokowi dinilai menjadi magnet utama sekaligus penentu arah politik PSI ke depan.


"Jokowi adalah imam besar yang dimiliki PSI," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 1 Februari 2026.

Namun, langkah ini juga disebut Adi sebagai pertaruhan politik Jokowi. Pasalnya, setelah tidak lagi bersama PDI Perjuangan, muncul banyak pertanyaan di ruang publik soal apakah Jokowi masih memiliki pengaruh politik yang sama kuatnya seperti sebelumnya.

“Ini adalah pertaruhan politik Jokowi karena setelah Jokowi tidak lagi bersama PDIP, banyak sekali pihak yang bertanya apakah Jokowi akan tetap sakti mandraguna seperti yang selama ini dipersepsikan oleh publik?" tanya Adi.

Adi menilai, keterlibatan langsung Jokowi menjadi ujian nyata apakah kekuatan elektoral Jokowi bersifat personal atau selama ini bertumpu pada mesin partai besar.

Dalam pidatonya dalam Rapat Kerja Nasional PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 31 Januari 2026, Jokowi menyampaikan bahwa agar menjadi partai yang kuat, PSI harus memiliki struktur organisasi yang solid hingga ke tingkat desa, bahkan sampai RT dan RW. 

Jokowi juga menyebut, jika diperlukan, dirinya masih sanggup untuk turun langsung ke seluruh provinsi hingga ke tingkat kecamatan.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya