Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Bertemu Siti Zuhro dan Susno Duadji di K4, Bukan Oposisi

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan tokoh-tokoh oposisi di kawasan Jalan Kertanegara IV (K4), Jakarta Selatan pada Jumat malam, 30 Januari 2026.

“Ndak, ndak ada yang oposisi,” kata Prasetyo dalam sebuah pernyataan di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam, 31 Januari 2026.

Ia menyebutkan, pertemuan itu tersebut dihadiri antara lain Peneliti Utama Politik BRIN Profesor Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji. 


“Ya, di antaranya ada Profesor Siti Zuhro, ada diskusi mengenai masalah kepemiluan, kemudian ada Pak Susno, diskusi masalah penegakan hukum, macem-macem di situ. Ada beberapa banyak,” ujar Prasetyo.

Prasetyo menegaskan, Presiden memang terbuka berdialog dengan berbagai tokoh masyarakat untuk menerima masukan sekaligus menjelaskan program-program pemerintah yang telah dijalankan lebih dari satu tahun terakhir.

Seluruh kebijakan tersebut, menurutnya, berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

“Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan, kemudian juga beliau menjelaskan program-program yang dalam satu tahun lebih beberapa bulan ini beliau jalankan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap adanya pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh-tokoh yang disebut berada di luar pemerintahan. 

Menurut Sjafrie, pertemuan itu membahas persoalan serius pengelolaan negara dan mendorong komitmen bersama untuk mengutamakan kedaulatan serta kepentingan rakyat.

"Saya tidak tahu namanya, lupa ya. Tadi malam, mereka dengan terbuka menyampaikan, ‘mulai malam ini tak ada lagi oposisi’ buat pemerintah, tapi berganti oposisi dalam pemerintah. Itu menjadi kembalinya kedaulatan rakyat di dalam negara," ujarnya dalam Retret PWI di Bogor, Sabtu, 31 Januari 2026.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya