Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Setneg)

Politik

Peran Menko Belum Optimal Bikin Prabowo Jadi Single Fighter

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai perlu segera mengoptimalkan peran para menteri koordinator (menko) untuk memastikan eksekusi kebijakan dan program strategis berjalan efektif. 

Pengamat politik, Andi Yusran, melihat lemahnya optimalisasi peran menko berpotensi membebani Presiden secara berlebihan. Ia menyoroti kinerja sejumlah menko yang dinilai belum menunjukkan inisiatif kuat dalam mengoordinasikan lintas kementerian.

“Presiden Prabowo perlu memberdayakan para menkonya untuk mengoptimalkan eksekusi kebijakan dan program strategis. Sejauh ini, Prabowo terlihat single fighter,” kata Andi Yusran kepada RMOL, Minggu, 1 Februari 2026.


Menurutnya, agar kinerja pemerintahan lebih optimal, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap para menko, terutama Menko Perekonomian, baik dari sisi kapasitas individual maupun kemampuan orkestrasi kebijakan lintas sektor.

“Mengoptimalkan peran menko adalah salah satu cara mengurangi beban Presiden Prabowo yang sedang menghadapi banyak persoalan nasional dan internasional,” ujarnya.

Ia menuturkan, setidaknya terdapat sejumlah agenda krusial yang harus diselesaikan Presiden Prabowo pada 2026. Di bidang keuangan, misalnya, diperlukan normalisasi dana transfer ke daerah dan desa guna menjaga stabilitas fiskal serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Di bidang politik dalam negeri, Prabowo juga disebut memiliki pekerjaan rumah besar untuk merehabilitasi bangunan demokrasi dan desentralisasi yang dinilai mengalami kemunduran pada rezim sebelumnya.

“Di sektor hukum, penting untuk mereposisi semua institusi yudisial agar kembali netral,” ucapnya.

Adapun di ranah ekonomi, Andi mengingatkan adanya utang kampanye yang harus ditunaikan Presiden Prabowo, yakni mengembalikan kedaulatan negara atas penguasaan sumber daya alam sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Di bidang ekonomi, Prabowo punya utang kampanye untuk mengembalikan kedaulatan negara atas penguasaan sumber daya alam sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD NRI,” pungkas Andi.

Ia menegaskan, seluruh agenda besar tersebut hanya dapat berjalan efektif jika Presiden tidak bekerja sendirian, melainkan ditopang oleh kinerja menko yang kuat, proaktif, dan mampu menjadi penggerak utama koordinasi pemerintahan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya