Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Politik

Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Upaya Pemenuhan Hak Dasar Anak-anak

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 23:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program revitalisasi 71 ribu sekolah yang digulirkan pemerintahan Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dan fundamental dalam memperbaiki kualitas pendidikan nasional melalui pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, dan mendukung semua aktivitas belajar mengajar.

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris memgatakan, program revitalisasi 71 ribu satuan pendidikan ini penting untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak-anak Indonesia untuk belajar di lingkungan yang aman dan sehat. Ia menilai, kebijakan ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Program revitalisasi 71 ribu sekolah menyentuh fondasi paling dasar dari mutu pendidikan kita,” kata Fahira melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026.


Fahira menyampaikan lima harapan agar program revitalisasi sekolah ini benar-benar memberikan dampak optimal dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan nasional.

Pertama, Fahira berharap revitalisasi sekolah mampu menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar aman, sehat, dan layak anak. Menurutnya, perbaikan gedung sekolah harus memastikan aspek keselamatan bangunan, sanitasi yang memadai, serta kenyamanan ruang belajar, sehingga sekolah menjadi ruang yang melindungi siswa dan guru.

Kedua, Fahira menekankan pentingnya revitalisasi sekolah sebagai instrumen pemerataan mutu pendidikan antarwilayah. Program ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan kualitas sarana pendidikan antara sekolah di perkotaan dengan sekolah di daerah terpencil, wilayah 3T, maupun daerah terdampak bencana.

“Anak-anak di pelosok dan wilayah rawan bencana harus memiliki kualitas sarana pendidikan yang setara. Revitalisasi ini harus benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” ungkap Fahira.

Ketiga, Fahira berharap revitalisasi sekolah berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran. Bangunan yang lebih baik, menurutnya, harus diiringi dengan penguatan sarana pendukung belajar, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta peningkatan kapasitas guru agar sekolah yang direvitalisasi mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.

Keempat, Fahira menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Dengan skala anggaran yang besar, pengawasan yang ketat diperlukan agar kualitas pembangunan terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kelima, Fahira berharap program revitalisasi sekolah dapat memberi dampak sosial-ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Pelibatan tenaga kerja lokal dan UMKM dalam proses revitalisasi dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi daerah sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap sekolah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya