Berita

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar (Tangkapan layar RMOL dari Youtube NU Online)

Politik

Menag Harap NU Konsisten Usung Moderasi Umat

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan tetap konsisten mengusung nilai moderasi umat dalam kehidupan beragama dan berbangsa.

Harapan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam sambutannya di hadapan warga Nahdliyin pada puncak Harlah 100 tahun NU, di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

“Bapak Ibu sekalian, terakhir, tentu kita juga berharap Nahdlatul Ulama di masa depan tetap konsisten untuk mengusung moderasi umat sesuai dengan doktrin ayat yang kita sering pahami, baca, 'Innad dina 'indallahil Islam’,” ujar Nasaruddin.


Ia menjelaskan, pemilihan kata Islam dalam ayat tersebut mengandung makna moderasi yang mendalam. Menurutnya, Al-Qur’an tidak menggunakan istilah as-salam maupun al-istislam karena masing-masing memiliki konsekuensi ekstrem yang berbeda.

“Bacaan santri penuh dengan analisis. Mengapa Tuhan tidak mengatakan 'Innad dina 'indallahal as-salam', masdar sulasi daripada salima. Dan mengapa juga Tuhan tidak menggunakan istilah 'Innad dina 'indallahal al-istislam', masdar sudasi? Itu tentu ada konsekuensinya,” jelasnya.

Nasaruddin menegaskan, penggunaan kata Islam merupakan jalan tengah atau tawassuth antara dua kecenderungan term tersebut. 

Atas dasar itulah, NU selama ini mempraktikkan prinsip moderasi dengan tidak menyamakan sesuatu yang berbeda dan tidak membedakan sesuatu yang sama.

“Nahdlatul Ulama tidak akan pernah menyamakan sesuatu yang berbeda dan tidak akan pernah membedakan sesuatu yang sama. Itulah moderasi yang dibangun oleh Nahdlatul Ulama,” tegasnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut Nasaruddin, sikap menyamakan hal-hal yang berbeda cenderung mengarah pada liberalisme, sementara memaksakan perbedaan pada sesuatu yang sejatinya sama lebih dekat dengan sikap radikal.

“Nahdlatul Ulama membiarkan yang berbeda itu beda dan membiarkan yang sama itu sama, tapi kita hidup rukun damai dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Nasaruddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga Nahdliyin atas perjalanan panjang NU selama satu abad.

“Demikian Bapak Ibu sekalian, sekaligus kami juga selaku pribadi maupun juga sebagai pengurus Syuriah dan juga sebagai Menteri Agama Republik Indonesia, Imam Besar Masjid Istiqlal, mengucapkan selamat untuk segenap warga Nahdliyin atas perjalanan panjang jejak sejarahnya 100 tahun,” pungkasnya. []

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya